Sempena HUT TNI Ke 76, Ini Kata Hendri Pangaribuan

Kabar Lintas Riau
0

 


SIAK-Hari ini tanpa terasa, usia Tentara Nasional Indonesia atau TNI sudah yang ke 76 tahun. Dimana tepatnya tanggal 5 Oktober 1945 yang lalu, Riwayat terbentuknya TNI sebagai angkatan bersenjata RI telah melalui jalan panjang sejak proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Nama yang dipakai untuk menyebut angkatan perang negara ini pun mengalami beberapa kali pergantian, berikut urutan dan kronologi sejarahnya:


19 Agustus 1945


Dua hari setelah proklamasi kemerdekaan yakni tanggal 19 Agustus 1945, para pimpinan pemuda di Jakarta menyusun rancangan dekrit pembentukan tentara Indonesia sebagai kelengkapan negara yang telah diproklamirkan.


Upaya pembentukan angkatan militer resmi negara ini dilakukan sekaligus untuk menghadapi penguasa Jepang yang masih lengkap persenjataannya (F. Sugeng Istanto, Perlindungan Penduduk Sipil dalam Perlawanan Rakyat Semesta dan Hukum Internasional, 1992).


22-23 Agustus 1945


Rancangan dekrit pembentukan tentara itu kemudian diubah menjadi maklumat pembentukan suatu badan keamanan (Adam Malik, Riwayat dan Perjuangan Sekitar Proklamasi Kemerdekaan, 1970). Maka dibentuklah Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 22 Agustus 1945.


BKR pada awalnya hanya disisipkan sebagai bagian dari Badan Penolong Keluarga Korban Perang (BPKKP) yang telah didirikan sebelumnya agar tidak membuat penguasa Jepang curiga.


Pembentukan BKR direstui Presiden Sukarno sehari kemudian, yakni tanggal 23 Agustus 1945, dan terdiri dari BKR Darat, Laut, dan Udara.


Kendati begitu, BKR belum ditempatkan sebagai angkatan bersenjata reguler, melainkan hanya untuk menjaga keamanan saja. BKR juga bukan merupakan institusi yang dibebani tanggung jawab sebagai pertahanan negara (A.H. Nasution, Tentara Nasional Indonesia Jilid 1, 1970).


5 Oktober 1945


Seiring kedatangan pasukan Sekutu yang diboncengi oleh Belanda dengan wujud NICA, fungsi BKR pun ditingkatkan. Melalui Maklumat Pemerintah tanggal 5 Oktober 1945, nama BKR diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat atau disingkat TKR (TNI AD, Sejarah TNI-AD 1945-1973, 1990).


Tanggal resmi pembentukan TKR inilah yang kemudian ditetapkan sebagai hari ulang tahun TNI dan diperingati setiap tanggal 5 Oktober.


Sejak virus Covid-19 melanda pada awal tahun 2020 yang lalu, peran serta TNI membantu memberikan edukasi dalam menjaga kesehatan terus dilakukan. Bersama Polri, TNI tak kenal lelah dalam memberikan peringatan agar masyarakat menjaga kesehatan ditengah wabah virus yang berasal dari Wuhan ini.


Dalam momen HUT TNI yang ke 76 ini, anggota DPRD Kabupaten Siak Dapil Sungai Mandau-Minas-Kandis ini, menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada segenap jajaran TNI. Hal itu disampaikan beliau saat dikonfirmasi media ini, Selasa (5/10/21). Dirinya mengatakan, peran serta TNI ditengah Pandemi Covid-19 ini sangat besar.


"TNI dan Polri turut mendukung program vaksinasi nasional yang dilaksanakan pemerintah Indonesia hingga ke daerah. Begitu juga dengan kita disini, Pemerintah Kabupaten Siak bersama TNI-Polri bergerak bersama dalam melakukan sejumlah sosialisasi dan juga edukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan juga menjaga protokol kesehatan Covid-19,"katanya.


Dalam kesempatan itu juga, politisi partai PDI Perjuangan ini tak hentinya mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, dan mematuhi semua aturan pemerintah terkait Covid-19. 


"Dalam kesempatan ini, saya mengajak kepada semua masyarakat Kabupaten Siak, agar tetap menjaga kesehatan, dan mematuhi aturan protokol kesehatan,"pungkasnya.

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)